Koordinasi dengan Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Sulut | 18 Desember 2025

Laporan Koordinasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan



Manado, Kamis, 18 Desember 2025

Pada hari Kamis, 18 Desember 2025, di tengah hiruk-pikuk aktivitas ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, saya Stevenly A. Takapaha, S.Pi., bersama rekan-rekan pengawas perikanan Irene M. Kahiube, A.Md.Pi., dan Darwis Kantong, melakukan kunjungan koordinasi penting ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Utara. Kunjungan ini berlangsung di Gedung CTI Center, Manado, di mana kami disambut hangat oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Ruang Laut (PRL) dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Bapak Audi Dien, S.Pi M.Si. Suasana pertemuan yang kondusif ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut di wilayah kita.



Koordinasi dimulai dengan pembukaan singkat yang dipimpin oleh Bapak Audi Dien, di mana kami memperkenalkan diri dan tujuan kunjungan. Fokus utama pembahasan tertuju pada kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah kerja Stasiun PSDKP Tahuna, Kepulauan Sangihe. Kami membahas secara mendalam keterlibatan kewenangan pengawas perikanan dari Daerah Provinsi Sulawesi Utara, yang akan semakin krusial mengingat luasnya perairan dan keragaman ekosistem di wilayah timur laut ini. Selain itu, peran aktif Kelompok Masyarakat Pengawas Samudera (Pokmaswas) menjadi sorotan utama; mereka diakui sebagai garda terdepan dalam menjaga kawasan konservasi laut, seperti terumbu karang dan habitat penangkaran ikan endemik di sekitar Kepulauan Sangihe. Pembahasan semakin mendalam saat menyentuh isu pembentukan Forum Koordinasi Tindak Pidana Kelautan dan Perikanan tingkat Provinsi. 



Forum ini direncanakan sebagai platform terintegrasi yang melibatkan berbagai aparat penegak hukum, mulai dari polisi perairan, bakamla, TNI AL, kejaksaan, hingga instansi terkait lainnya. Tujuannya jelas: memetakan rencana operasi patroli bersama, berbagi intelijen mengenai potensi pelanggaran seperti penangkapan ikan ilegal, penambangan karang, atau pencemaran laut, serta menyusun strategi pencegahan yang efektif. Bapak Audi Dien menekankan pentingnya data real-time dari lapangan, yang akan menjadi dasar bagi operasi-operasi mendatang, termasuk simulasi patroli lintas wilayah.



Pertemuan berlangsung selama dua jam penuh, ditutup dengan komitmen bersama untuk follow-up. Kami sepakat untuk menyiapkan dokumen rencana operasi awal dan menggelar rapat lanjutan pada Januari 2026. Kunjungan ini tidak hanya memperkuat jejaring kerja, tetapi juga meningkatkan kapasitas pengawasan di Stasiun PSDKP Tahuna, demi mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir dan keberlanjutan industri perikanan di Sulawesi Utara.

Stevenly A. Takapaha, S.Pi.

Pengawas Perikanan Ahli Muda Stasiun PSDKP Tahuna